
MALANG – Dalam rangka penguatan internasionalisasi kurikulum dan peningkatan mutu akademik, telah terselenggara kegiatan Co-Teaching (Pengajaran Kolaboratif) pada mata kuliah Topik Terkini dalam Pembelajaran Mesin (Current Topics in Machine Learning). Kegiatan ini dilaksanakan secara terstruktur pada hari Kamis, 13 November 2025, bertempat di Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20.515.
Aktivitas akademik ini merupakan buah sinergi strategis antara dua institusi pendidikan tinggi terkemuka di Asia Tenggara: Universitas Negeri Malang (UM), Indonesia, dan Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia.
Sesi kolaboratif ini diasuh oleh dua akademisi dengan kepakaran yang relevan, yaitu Ibu Denis Eka Cahyani Dosen dan Peneliti dari Universitas Negeri Malang serta Dr. Samsul Setumin Dosen dari Universiti Teknologi MARA, Malaysia.
Kehadiran dua pakar ini memfasilitasi integrasi perspektif keilmuan yang komplementer, memungkinkan mahasiswa untuk memahami materi dari kerangka riset dan aplikasi yang lebih luas. Materi yang dikaji difokuskan pada dinamika dan evolusi terkini dalam lanskap Pembelajaran Mesin. Pembahasan inti mencakup tinjauan mendalam (in-depth review) terhadap metodologi mutakhir seperti arsitektur Deep Learning yang kompleks, perkembangan fundamental dalam Reinforcement Learning, serta analisis kritis terhadap implikasi sosiologis dan etika dari implementasi sistem Kecerdasan Buatan (AI) di berbagai sektor.
Kegiatan berlangsung efektif selama 2 jam 45 menit, dimulai pada pukul 13:00 dan berakhir pada pukul 15:45 WIB. Metode Co-Teaching yang diimplementasikan berorientasi pada peningkatan literasi ilmiah dan kemampuan analisis kritis mahasiswa melalui pemaparan studi kasus global dan diskusi berbasis evidence.
Penyelenggaraan kegiatan ini menegaskan komitmen UM dan UiTM dalam mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai konsep dasar, tetapi juga terinformasi mengenai garis depan (frontier) perkembangan ilmu pengetahuan. Kegiatan Co-Teaching serupa diharapkan dapat menjadi model baku dalam pengayaan kurikulum, mendorong mobilitas akademik, serta memperkuat jejaring riset internasional di masa mendatang.
Kontributor: Tim Human Dept Mtk
