Nama Penanggungjawab Berita: Rajip Mustafillah Rusdiyanto & Zihan Novita Sari

SDGs4
Started21 April 2025
Ended21 April 2025
Number of participants15
Program Studi yang terlibatProdi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
Service hour2
Beneficiaries100 peserta
LocationRuang Seminar Lat. 1 Gedung C6 FIK UM
CollaboratorMindanau State University
Impact ScaleInternal FIK UM: Diharapkan kegiatan ini dapat berdampak pada komptensi Mahasiswa dalam meningkatakan kualitas pendidikan khususnya pendidikan jasmani di Indonesia.
Eksternal FIK UM: Diharapkan kegiatan ini akan memberikan dampak kepada praktisi pendidikan khususnya Guru PJOK dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Ekternal Internasioanl: Diharapkan kegiatan ini akan menguatkan kerjasama antara Dosen S1 PJKR dan S2 Pendidikan Olahraga dalam pembaharuan dan pertukaran ilmu pengetahuan dalam peningkatan kualitas pendidikan khususnya pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan.

Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang (FIK UM) menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture International dengan menghadirkan narasumber dari luar negeri, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pertukaran ilmu pengetahuan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 21 April 2025 dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen PJKR  FIK UM.

Kegiatan kuliah tamu kali ini menghadirkan Eymart Juntado Canja, MSPE, LPT, akademisi dari Mindanau State University – General Santos, Philippines, yang menyampaikan materi bertema: “Menilai Kemampuan Adaptasi, Akseptabilitas, dan Kemampuan Bermain Bowlcraft, permainan Berbasis Pin untuk Kelas Pendidikan Jasmani”.

Dalam presentasinya, Canja memaparkan bahwa Bowlcraft, sebagai salah satu permainan berbasis Pin, memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani di sekolah. Permainan ini dinilai mampu mengembangkan keterampilan gerak dasar, meningkatkan partisipasi siswa, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan inklusif. “Penerapan permainan seperti Bowlcraft dalam pembelajaran pendidikan jasmani dapat meningkatkan adaptasi siswa terhadap aktivitas fisik, diterima secara sosial, dan mendorong kemampuan bermain secara aktif dan sportif”, jelas Canja.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber internasional serta antusiame peserta dalam mengikuti kegiatan. Beliau menekankan pentingnya kegiatan semacam ini sebagai wadah pertukaran ilmu pengetahuan, serta dorongan bagi peserta untuk berpikir global dan adaptif terhadap perkembangan ilmu keolahragaan.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi aktif antara peserta dan narasumber. Peserta terlihat antusias menggali lebih dalam mengenai konsep, manfaat, dan strategi implementasi Bowlcraft dalam konteks pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Melalui kegiatan ini, FIK UM berharap peserta dapat memperoleh wawasan baru, meningkatkan keterampilan pedagogik, serta terinspirasi untuk menciptakan inovasi dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani yang menyenangkan dan bermakna (SDGs 4).