BRIGHT: Building Resilience in Global Literacy & Numeracy Teaching

by Tim SDGs FMIPA | Jun 19, 2025 | 2025, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, SDG 04, SDG 10, Uncategorized

SDGs (yang dibidik program kegiatan)4 (quality education) dan 10 (reduces inequalites)
Started (Tanggal mulai)Mei 2025
Ended (Tanggal selesai)September 2025
Number of participant (Jumlah anggota tim pelaksana kegiatan)5 Orang
Program studi yang terlibat (sesuai anggota tim pelaksana)3 Program studi
Service hours (Durasi program)5 bulan
Beneficiaries (Penerima Manfaat langsung)Civitas akademik UM
Location (Tempat kegiatan)educationcenter.my.id
CollaboratorLPP UM
Impact scale (Skala dampak)BRIGHT berkontribusi pada peningkatan akses terhadap pendidikan literasi dan numerasi yang berkualitas, memperkuat kapasitas guru, dan memperluas jangkauan pembelajaran digital yang inklusif dan global.

Tim peneliti lintas bidang dari Universitas Negeri Malang tengah mengembangkan konten LMS (Learning Management System) bertajuk “BRIGHT: Building Resilience in Global Literacy & Numeracy Teaching” sejak Mei hingga September 2025. Tim ini terdiri dari Dr. Anita Dewi Utami, M.Pd., Ediyanto, M.Pd., Ph.D., Dr. M. Kharis, S.Pd., M.Hum., dan Prof. Dr. Cholis Sa’dijah, M.Pd., M.A. yang masing-masing memiliki keahlian di bidang pendidikan dasar, pendidikan inklusi, linguistik, dan pendidikan matematika.

Pengembangan BRIGHT bertujuan untuk menyediakan konten pembelajaran digital yang adaptif, kontekstual, dan inklusif guna meningkatkan kompetensi literasi dan numerasi bagi pendidik dan siswa di berbagai level pendidikan, termasuk pada konteks global dan multikultural. LMS ini dirancang berbasis pendekatan pedagogis modern yang menggabungkan literasi berbasis konteks budaya serta numerasi berbasis pemecahan masalah.

Inisiatif ini mendukung pencapaian SDG 4: Quality Education, khususnya pada aspek peningkatan kualitas pembelajaran literasi dan numerasi yang inklusif dan setara, serta SDG 10: Reduced Inequalities, karena dirancang untuk menjangkau beragam kelompok pengguna, termasuk peserta didik dengan kebutuhan khusus. [editor]