{"id":2309,"date":"2022-07-03T13:15:00","date_gmt":"2022-07-03T06:15:00","guid":{"rendered":"http:\/\/sustainability.um.ac.id\/?p=2309"},"modified":"2023-11-11T13:22:40","modified_gmt":"2023-11-11T06:22:40","slug":"tk-laboratorium-um-susun-kurikulum-merdeka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/2022\/07\/03\/tk-laboratorium-um-susun-kurikulum-merdeka\/","title":{"rendered":"TK Laboratorium UM Susun Kurikulum Merdeka"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">TK Laboratorium UM Malang telah merancang kurikulum Merdeka, yang mengusung pembelajaran intrakurikuler beragam untuk memberikan waktu lebih kepada peserta didik dalam mendalami konsep dan memperkuat kompetensi mereka. Proses penyusunan kurikulum ini dilakukan melalui workshop di Aula TK Lab UM pada Senin (1\/8\/2022). Workshop tersebut bertemakan &#8220;Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah Taman Kanak-kanak Laboratorium Universitas Negeri Malang (TK Lab.UM) Berkarakter Profil Pancasila,&#8221; sebagai hasil kemitraan antara TK Lab UM dan Akademisi Pendidikan Luar Sekolah UM yang dipimpin oleh Dr. Ahmad, S.Pd, M.Pd.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam wawancara dengan TIMES Indonesia, Dr. Ahmad menjelaskan bahwa kegiatan workshop ini terdiri dari dua tahap, dengan target capaian yang jelas. Tahap pertama, pada 1 Agustus 2022, bertujuan menghasilkan draf perangkat kurikulum operasional satuan TK Lab. UM, sedangkan tahap kedua pada 8 Agustus 2022, diarahkan untuk finalisasi perangkat kurikulum operasional tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ahmad menekankan bahwa untuk menciptakan Kurikulum Operasional Sekolah yang Merdeka, diperlukan strategi komunikasi, bimbingan, dan diskusi terencana dan intensif. Hal ini dilakukan baik melalui pertemuan tatap muka langsung maupun dalam jaringan menggunakan media seperti Whatsapp group dan Zoom meeting.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini melibatkan para guru sebagai peserta dan tim pengabdian kepada masyarakat di Aula TK Lab. UM. Narasumber yang diundang adalah Ratih Permata Sari, S.Pd, M.Pd, seorang dosen dari Institut Agama Islam Al-Qolam Malang, yang juga berperan sebagai Fasilitator Sekolah Penggerak dan Asesor PAUD BAN PAUD dan PNF.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam presentasinya, Ratih menyoroti tantangan dari kurikulum merdeka, di mana guru diharapkan untuk meningkatkan kreativitas dalam merancang pembelajaran sehingga belajar menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa memerdekakan anak dalam proses belajar adalah tanggung jawab guru, yang harus dimulai dengan guru sendiri memerdekakan diri melalui pembelajaran dan peningkatan karya cipta.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu satuan TK Lab. UM mengembangkan paket kurikulum yang dapat meningkatkan Karakter Anak Usia Dini sesuai dengan bakat, minat, dan imajinasi anak, sehingga tercipta lulusan yang memiliki karakter sesuai dengan profil Pancasila.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">TK Laboratorium UM juga mendukung program promosi Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, terkait penerapan konsep merdeka belajar. Melalui kebijakan ini, satuan pendidikan diharapkan dapat secara aktif dan mandiri meningkatkan kualitas serta kuantitas satuannya, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas sesuai dengan profil pelajar Pancasila.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/timesindonesia.co.id\/indonesia-positif\/422409\/tk-laboratorium-um-susun-kurikulum-merdeka\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TK Laboratorium UM Malang telah merancang kurikulum Merdeka, yang mengusung pembelajaran intrakurikuler beragam untuk memberikan waktu lebih kepada peserta didik dalam mendalami konsep dan memperkuat kompetensi mereka. Proses penyusunan kurikulum ini dilakukan melalui workshop di Aula TK Lab UM pada Senin (1\/8\/2022). Workshop tersebut bertemakan &#8220;Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah Taman Kanak-kanak Laboratorium Universitas Negeri Malang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":2310,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[42,11],"tags":[],"class_list":["post-2309","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-42","category-sdg-04"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2309"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2309\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2311,"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2309\/revisions\/2311"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2310"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sustainability.um.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}